Break Event Point Usaha Fotocopy

Tuesday, January 15th 2013. | Tips

Cara Menghitung BEP ( Break Event Point ) Usaha Fotocopy

Sebelum anda memutuskan untuk terjun usaha fotocopy ada baiknya anda perlu mempelajari dan mengkaji dulu perhitungan BEP ( Break Event Point ) usaha tersebut agar anda mempunyai gambaran dari usaha yang akan anda jalankan.

bep usaha fotocopy

Faktor – faktor yang mempengaruhi BEP Usaha Fotocopy

  • Biaya investasi
  • Profit Kotor
  • Biaya Usaha / Operasional
  • Profit Bersih

Dengan Rumus Biaya Investasi dibagi Profit / Laba & untuk mendapatkan profit bersih = profit kotor – biaya usaha

1. Biaya Investasi
Biaya yang dikeluarkan pertama kali ( hanya satu kali ), seperti :
Pembelian 1 unit Mesin Canon iR 6570 : Rp. 22.000.000,-
Perlengkapan ( Etalase, Rak, Komputer, Dll ) : Rp. 6.000.000,-
Total : Rp. 28.000.000

2. Profit Kotor
Untuk mencari Profit kotor  kita harus tahu Omzet per bulan, biaya kertas & Cost Copy ( Spare part & Consume Part ).

Dengan Rumus : Profit Kotor = Omzet – Biaya kertas – Cost Copy

Omzet dengan asumsi :
Copy A4 : 1000 lembar/hari @Rp. 150/lembar X 30hari = Rp.4.500.000,-
Copy bolak-balik A4:500 lembar/hari@Rp. 200/lembar X 30hari = Rp.3.000.000,-
Copy A3 : 50 lembar/hari @Rp. 350/lembar X 30hari  = Rp.525.000,-
Copy Folio :100 lembar/hari @Rp. 150/lembar X 30hari = Rp.450.000,-
Print B/W A4 : 50 lembar/hari @Rp. 500/lembar X 30hari = Rp.750.000,-
Total  = Rp. 9.225.000,-

Biaya Kertas 

A4 : Rp. 25.000/Rim, 1 rim 500 lembar
A3 : Rp. 50.000/rim, 1 rim 500 lembar
Folio : Rp. 26.000/Rim, 1 rim 500 lembar
Copy A4 :1000 lembar/hari = 60 Rim X Rp.25.000 = Rp.1.500.000,-
Copy bolak-balik A4: 500 lembar/hari = 30 Rim X Rp. 25.000 = Rp.750.000,-
Copy A3:50 lembar/hari X 30hari=1500lmbar(3 Rim) XRp.50.000 =Rp.150.000,-
Copy Folio:100 lembar/hari X 30hari= 6 Rim X Rp.26.000 = Rp.156.000,-
Print B/W A4: 50 lembar/hari X 30hari= 3 Rim X Rp.25.000 =Rp.75.000,-
Total  = Rp. 2.631.000,-

Cost Copy Spare Part & Consume part sekitar Rp. 9,89,-/lembar, itu sudah termasuk biaya drum, magnet roll, Upper, Lower, cleaning webb, blade, sponge roll, double pick up roll, single pick up roll, regist, & tinta.
Copy A4 :1000 lembar/hari
Copy bolak-balik A4 : 500 lembar/hari
Copy A3 :50 lembar/hari
Copy Folio :100 lembar/hari
Print B/W A4 : 50 lembar/hari
Total : 1.700 lembar X Rp. 9,89 = Rp. 16.813 X 30 hari = Rp. 504.390,-

Jadi Profit kotornya adalah Rp. 9.225.000 – Rp. 2.631.000 – Rp. 504.390 = Rp. 6.089.610,-
3. Biaya Usaha
Biaya Usaha terdiri dari penjumlahan biaya listrik, biaya penyusutan bulanan & sewa kios / bulan.
Biaya penyusutan : 25 % dari investasi dibagi 12 bulan
25% X Rp.28.000.000 = Rp.7.000.000 : 12 Bulan = Rp.583.334 / bulan
Biaya listrik dengan asumsi  Rp.500.000 / bulan
Biaya sewa kios per Bulan sekitar Rp.1.000.000 / bulan
Biaya Usaha per bulannya adalah Rp.2.083.334

4. Profit Bersih
Profit Bersih = Profit Kotor – Biaya Usaha
= Rp.6.089.610 – Rp.2.083.334
Rp.4.006.276 

BEP = Biaya Investasi : Profit Bersih
= Rp.28.000.000 : Rp.4.006.276
= 6,9 Bulan
Jadi Break Event Point nya sekitar 6,9 Bulan atau 7 Bulan.

BEP ini hanya dihitung dari usaha fotocopy saja belum termasuk keuntungan dari penjualan ATK, jasa Jilid, Print warna, Scan, Print foto, dll.

Bagikan informasi ini: